https://jurnal.matradipti.org/index.php/japatum/issue/feed JAPATUM: Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat 2026-05-05T14:36:09+00:00 Editor japatum@matradipti.org Open Journal Systems <p><strong>Jurnal Pemanfaatan Teknologi untuk Masyarakat (JAPATUM): Jurnal Pengabdian Masyarakat </strong>adalah jurnal nasional yang dikelola oleh Asosiasi Masyarakat Transformasi Digital dan Pemanfaatan Teknologi Informasi (MATRADIPTI) dan mempublikasikan hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dalam lingkup pemanfaatan dan penerapan teknologi pada bidang seperti kesehatan, pendidikan, pertanian, bisnis, ekonomi, sosial humaniora, dan bidang lainnya. Mulai tahun <strong>2026</strong> JAPATUM terbit <strong>DUA</strong> kali dalam setahun, yaitu Maret dan September.</p> https://jurnal.matradipti.org/index.php/japatum/article/view/80 Pelatihan Pengembangan Software Berbasis Arsitektur Enterprise (TOGAF) Di PT Neuronworks Indonesia 2025-09-27T09:27:55+00:00 Dana Kusumo danakusumo@telkomuniversity.ac.id Rosa Reska Riskiana rosareskaa@telkomuniversity.ac.id Florita Diana Sari florita@telkomuniversity.ac.id <p><em>PT Neuronworks Indonesia adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Teknologi Informasi. Untuk memenuhi kebutuhan internal dan kliennya akan pengembangan </em><em>software</em><em> berskala </em><em>enterprise</em><em> dapat digunakan framework </em><em>Enterprise</em><em> Architecture sebagai acuan pembangunan </em><em>software</em><em> berskala </em><em>enterprise</em><em>. Tantangan yang dihadapi oleh Neuronworks adalah belum digunakannya pendekatan </em><em>Enterprise Architecture</em><em>&nbsp; dalam pengembangan aplikasi pada skala </em><em>enterprise</em><em>. Kami, Fakultas Informatika Universitas Telkom telah menyelenggarakan Pelatihan Pengembangan </em><em>Software</em><em> berbasis Arsitektur </em><em>Enterprise</em><em> (TOGAF) di Neuronworks. &nbsp;Pelatihan berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi para peserta. Peserta mendapatkan pengetahuan mengenai framework&nbsp; TOGAF untuk pengembangan aplikasi pada skala </em><em>enterprise</em> dan<em> berencana untuk mulai menggunakan TOGAF dalam pengembangan&nbsp; Arsitektur </em><em>Enterprise</em><em>.</em></p> <p><em>PT Neuronworks Indonesia is an IT company. To meet internal and client needs in </em><em>enterprise</em><em>-scale </em><em>software</em><em> development, the </em><em>Enterprise</em><em> Architecture framework can serve as a reference. The challenge faced is the lack of Erprise Architecture adoption in </em><em>enterprise</em><em> application development. The Faculty of Informatics, Telkom University, organized TOGAF-based </em><em>Enterprise</em> <em>Software</em><em> Development training at Neuronworks. The training went well, giving participants valuable insights into TOGAF for </em><em>enterprise</em><em>-scale applications, and they plan to apply TOGAF in developing </em><em>Enterprise</em><em> Architecture. </em></p> 2026-01-22T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Dana Kusumo, Rosa Reska Riskiana, Florita Diana Sari https://jurnal.matradipti.org/index.php/japatum/article/view/112 PEMANFAATAN TEKNOLOGI EMBEDDED SYSTEM UNTUK MONITORING AUTOMASI PENYIRAMAN DI PERKEBUNAN DESA WARENG 2026-01-28T02:02:29+00:00 Inung Wijayanto inw@teluapp.org Endro Ariyanto endroa@telkomuniversity.ac.id Fazmah Arif Y fazmaharif@telkomuniversity.ac.id <p><em>Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Wareng dengan tujuan membantu para petani dalam mengoptimalkan kegiatan penyiraman tanaman melalui pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT). Sebelum adanya inovasi ini, proses penyiraman masih dilakukan secara manual dan tidak terjadwal, yang dapat menyebabkan pemborosan air serta tidak efektif dalam memenuhi kebutuhan air tanaman. Oleh karena itu, tim pengabdian memperkenalkan sistem penyiraman otomatis berbasis IoT yang mampu menyesuaikan waktu dan intensitas penyiraman berdasarkan kondisi kelembaban tanah secara real-time. Melalui kegiatan ini, para petani diberikan pelatihan mengenai cara mengoperasikan sistem, memahami data kelembaban yang ditampilkan, serta bagaimana data tersebut dapat digunakan untuk mendukung keputusan pertanian yang lebih efisien. Kegiatan ini juga mencakup edukasi mengenai pentingnya transformasi digital di sektor pertanian guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja. Hasil evaluasi menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat, serta harapan agar program ini dapat terus berlanjut dan diterapkan lebih luas di wilayah lain yang memiliki kondisi pertanian serupa.</em></p> 2026-01-28T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Inung Wijayanto, Endro Ariyanto, Fazmah Arif Y https://jurnal.matradipti.org/index.php/japatum/article/view/109 Implementasi dan evaluasi Presensi Digital Berbasis Fingerprint di SMAN 24 2026-01-05T06:50:28+00:00 Rio Guntur Utomo riogunturutomo@telkomuniversity.ac.id Parman Sukarno psukarno@telkomuniversity.ac.id Isa Mulia Insan isamuliainsan@telkomuniversity.ac.id <p>Perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan menuntut sekolah untuk memiliki sistem manajemen yang efektif, termasuk dalam pengelolaan presensi siswa. Namun, sebagian sekolah masih menggunakan sistem presensi manual yang rentan terhadap kesalahan pencatatan dan kecurangan. SMAN 24 Bandung menghadapi permasalahan serupa, sehingga diperlukan solusi presensi yang lebih akurat, aman, dan transparan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan menyempurnakan sistem presensi digital berbasis fingerprint di SMAN 24 Bandung guna meningkatkan kedisiplinan siswa dan efisiensi administrasi sekolah. Metode pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, pemasangan perangkat fingerprint, pengembangan aplikasi dan dashboard monitoring, serta pelatihan dan pendampingan bagi guru dan tenaga kependidikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem presensi berbasis fingerprint berhasil diimplementasikan dengan baik dan mampu mengurangi kesalahan pencatatan serta praktik kecurangan presensi. Selain itu, sistem ini meningkatkan transparansi data kehadiran melalui penyajian informasi secara real-time yang dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah dalam memantau kedisiplinan siswa. Dengan demikian, penerapan sistem presensi digital berbasis fingerprint memberikan dampak positif terhadap tata kelola sekolah dan berpotensi untuk direplikasi pada sekolah lain</p> 2026-01-23T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Rio Guntur Utomo, Parman Sukarno, Isa Mulia Insan https://jurnal.matradipti.org/index.php/japatum/article/view/113 Penerapan Sistem Monitoring Kelembapan Tanah Berbasis Internet of Things (IoT) untuk Pemberdayaan Petani di Desa Wareng 2026-05-05T14:36:09+00:00 Sutiyo tioatmadja@telkomuniversity.ac.id Kusuma Adi Achmad adikusuma@telkomuniversity.ac.id Satria Mandala satriamandala@telkomuniversity.ac.id <p><em>Desa Wareng di Kabupaten Gunungkidul memiliki potensi pertanian yang besar, namun masih menghadapi kendala dalam pemantauan kondisi lahan dan efisiensi penggunaan air irigasi. Praktik pemantauan kelembapan tanah yang selama ini dilakukan secara manual cenderung tidak akurat dan sulit dilakukan secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sistem monitoring kelembapan tanah berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan dashboard berbasis web, serta meningkatkan literasi teknologi petani melalui pelatihan dan pendampingan. Metode pengabdian dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan berbasis kebutuhan mitra, melalui tahapan perencanaan dan analisis kebutuhan, pengadaan dan instalasi perangkat IoT, konfigurasi sistem dan integrasi dashboard, pelatihan serta pendampingan masyarakat, hingga implementasi, monitoring, dan evaluasi. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan sensor kelembapan tanah dan mikrokontroler untuk mengirimkan data secara real‑time ke server dan divisualisasikan dalam bentuk grafik time‑series serta indikator nilai rata‑rata pada dashboard. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu merekam data secara kontinu dengan jumlah lebih dari 1.000 sampel, dengan nilai rata‑rata kelembapan tanah sebesar 91,29%, suhu tanah 27,38 °C, dan kelembapan udara 80,74%. Pemanfaatan data sensor membantu petani dalam menentukan waktu penyiraman yang lebih tepat dan mendorong efisiensi penggunaan air. Selain itu, kegiatan pelatihan dan pendampingan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemandirian petani dalam memanfaatkan teknologi monitoring berbasis IoT. Kegiatan ini membuktikan bahwa penerapan teknologi IoT yang disertai pemberdayaan masyarakat dapat menjadi solusi teknologi tepat guna yang aplikatif, berkelanjutan, dan berpotensi untuk direplikasi pada wilayah pedesaan lainnya.</em></p> 2026-05-05T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Sutiyo, Kusuma Adi Achmad, Satria Mandala https://jurnal.matradipti.org/index.php/japatum/article/view/111 Pemanfaatan Teknologi IoT untuk Monitoring pH Tanah di Perkebunan Desa Wareng 2026-01-23T06:46:03+00:00 Hilal Hudan Nuha hilalnuha@teluapp.org Ryan Lingga ryanlwicaksono@telkomuniversity.ac.id Rimba W Ciptasari rimbawh@telkomuniversity.ac.id Dita Oktaria dioktaria@telkomuniversity.ac.id Satria Akbar Mugitama satriamugitama@telkomuniversity.ac.id <p><em>Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Wareng ini bertujuan untuk membantu petani meningkatkan hasil pertanian melalui pemanfaatan teknologi embedded system (ES), khususnya dalam pemantauan pH tanah secara real-time. Mengingat sebelumnya petani masih mengandalkan cara tradisional yang kurang akurat, tim pengabdian memperkenalkan sensor pH berbasis ES serta memberikan pelatihan intensif mengenai penggunaan alat dan pengolahan datanya untuk pengambilan keputusan pertanian yang lebih tepat, seperti pemilihan pupuk. Kegiatan ini juga disertai penyuluhan mengenai pentingnya teknologi dalam pertanian modern demi mendorong efektivitas kerja para petani di lapangan.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><em>Hasil evaluasi melalui survei kepuasan menunjukkan keberhasilan program yang sangat signifikan, di mana seluruh responden (100%) menyatakan "Sangat Setuju" pada berbagai aspek penilaian. Berdasarkan data survei, waktu pelaksanaan program dinilai telah mencukupi dan sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, peserta memberikan apresiasi tinggi terhadap tim dosen dan mahasiswa Universitas Telkom yang dinilai sangat ramah, cepat, serta tanggap dalam mendampingi selama kegiatan berlangsung. Antusiasme yang besar ini berujung pada harapan masyarakat agar program serupa dapat terus dilanjutkan di masa mendatang. Dengan respon positif tersebut, program ini tidak hanya memberikan manfaat instan bagi warga Desa Wareng, tetapi juga memiliki potensi besar untuk diimplementasikan secara lebih luas di desa-desa lain dengan karakteristik pertanian yang serupa.</em></p> 2026-01-23T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Hilal Hudan Nuha, Ryan Lingga, Rimba W Ciptasari, Dita Oktaria, Satria Akbar Mugitama