Implementasi dan evaluasi Presensi Digital Berbasis Fingerprint di SMAN 24
DOI:
https://doi.org/10.59328/JAPATUM.2026.5.1.109Kata Kunci:
Presensi Digital, Fingerprint, Penerapan Teknologi, Sekolah Menengah, Sistem PresensiAbstrak
Perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan menuntut sekolah untuk memiliki sistem manajemen yang efektif, termasuk dalam pengelolaan presensi siswa. Namun, sebagian sekolah masih menggunakan sistem presensi manual yang rentan terhadap kesalahan pencatatan dan kecurangan. SMAN 24 Bandung menghadapi permasalahan serupa, sehingga diperlukan solusi presensi yang lebih akurat, aman, dan transparan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan menyempurnakan sistem presensi digital berbasis fingerprint di SMAN 24 Bandung guna meningkatkan kedisiplinan siswa dan efisiensi administrasi sekolah. Metode pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, pemasangan perangkat fingerprint, pengembangan aplikasi dan dashboard monitoring, serta pelatihan dan pendampingan bagi guru dan tenaga kependidikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem presensi berbasis fingerprint berhasil diimplementasikan dengan baik dan mampu mengurangi kesalahan pencatatan serta praktik kecurangan presensi. Selain itu, sistem ini meningkatkan transparansi data kehadiran melalui penyajian informasi secara real-time yang dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah dalam memantau kedisiplinan siswa. Dengan demikian, penerapan sistem presensi digital berbasis fingerprint memberikan dampak positif terhadap tata kelola sekolah dan berpotensi untuk direplikasi pada sekolah lain
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rio Guntur Utomo, Parman Sukarno, Isa Mulia Insan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.